Tren Inovasi Bahan dan Bahan Baku Kemasan Kecantikan Global 2025:
Pemberdayaan Teknologi dan Gelombang Berkelanjutan Memimpin Pola Baru Industri
——Wawasan tentang masa depan dari pameran internasional, membantu merek memanfaatkan peluang pasar
① Inovasi Kemasan Global: Teknologi Cerdas dan Bahan Ramah Lingkungan Membentuk Ulang Nilai Produk
Pada tahun 2025, industri kemasan kosmetik akan memasuki tren perkembangan dua jalur yaitu "fungsionalisasi" dan "kelangsungan hidup". Pada pameran Beautyworld Saudi Arabia di Riyadh, Arab Saudi, teknologi kemasan pintar menjadi fokus: cermin kecantikan pintar yang didorong oleh AI dapat menganalisis tekstur kulit secara real time dan merekomendasikan rencana perawatan kulit, sementara botol yang dilengkapi dengan chip NFC dapat melacak seluruh siklus hidup produk, meningkatkan kepercayaan konsumen. Sementara itu, data dari Cosmopack Asia di Hong Kong menunjukkan bahwa 78% peserta pameran telah meluncurkan solusi kemasan biodegradabel, seperti desain "inti pengganti" dari Norn Medical, yang mengurangi konsumsi plastik sebesar 30% melalui bahan berbasis biologis dan sistem daur ulang, dan telah diakui oleh Muse Design Award.
Saran tindakan perusahaan: Berdasarkan permintaan pasar Timur Tengah dan Asia Pasifik, prioritaskan tata letak bahan kemasan biodegradabel dan desain interaktif cerdas, serta tingkatkan premi merek melalui kemasan yang berbeda.
② Ledakan bahan baku tanaman: Bahan khas Tiongkok memasuki era "chip" dalam negeri
Pengumuman "Beberapa Ketentuan tentang Mendukung Inovasi Bahan Baku Kosmetik" oleh Administrasi Produk Kedokteran Nasional telah mendorong peningkatan tahunan sebesar 40% dalam jumlah pendaftaran bahan baru hingga 2025, dengan tanaman menyumbang lebih dari 60%. Pameran COSME WEEK di Jepang telah menyiapkan "Zona Kosmetik Hijau", dan bahan "Tattoo Fruit PRO MAX" dari Yunnan Betainy telah menarik perhatian karena efek pemutihnya delapan kali lipat dibandingkan dengan 377; Seri "Oxygen White Element" dari Ximuyuan ™ mengandalkan ekstrak Camellia sinensis dan memverifikasi efek anti-inflamasi serta memperbaiki dengan data klinis, menjadi acuan bagi produk dalam negeri untuk terobosan.
Wawasan industri: Kombinasi tanaman khas Tiongkok (seperti Dendrobium dan Rhodiola) dengan bioteknologi modern (biologi sintetis, ekstraksi superkritis) membentuk penghalang dalam produksi bahan baku. Disarankan agar perusahaan mendalami sumber daya tumbuhan regional dan bekerja sama dengan laboratorium untuk mendorong verifikasi efikasi dan tata letak paten.
③ Pasar Asia Tenggara dan Timur Tengah: Gaya konsumsi baru mendorong dividen industri
Pameran COSMEX di Thailand mengungkapkan bahwa tingkat pertumbuhan tahunan pasar kecantikan Tenggara Asia telah mencapai 15%, dan permintaan untuk "bahan kemasan yang disesuaikan secara pribadi" meningkat tajam di kalangan konsumen muda. Di pameran tersebut, merek-merek lokal Thailand menggabungkan rempah-rempah tradisional dengan desain minimalis untuk menciptakan solusi kemasan yang dapat dikenali secara budaya dan fungsional, menarik pembeli dari Eropa dan Amerika. Menurut data dari Pameran Beautyworld Middle East di Dubai, pasar perawatan kulit premium di Timur Tengah telah tumbuh sebesar 20%, dan integrasi kemasan logam mewah dengan desain wewangian menjadi kunci untuk menarik pelanggan dengan aset bersih tinggi.
Peluang strategis: Mengincar Asia Tenggara dengan fokus pada bahan kemasan yang hemat biaya dan ramah lingkungan, serta pasar Timur Tengah dengan fokus pada kerajinan mewah dan pengalaman cerdas, kami bertujuan untuk secara akurat menjangkau pembeli melalui pameran regional.
④ Tren pameran internasional: integrasi seluruh rantai industri mempercepat pendaratan komersial
Pameran kecantikan global teratas pada tahun 2025 akan menampilkan tren trinitas "teknologi+dagang+budaya":
Cosmopack Asia di Hong Kong: Membuat area pameran terkait "Kemasan Bahan Baku Peralatan" untuk menyediakan solusi satu atap untuk kebutuhan rantai pasok merek;
Saudi Beautyworld: Mengadakan forum bertemakan "Budaya Kecantikan Tradisional di Timur Tengah" untuk mendorong integrasi merek internasional dan elemen lokal;
InterCharm Korea: Fokus pada kerja sama OEM/ODM, lebih dari 200 pembeli global mencocokkan pesanan di tempat.
Nilai pameran: Memperoleh teknologi terdepan, terhubung dengan pemasok berkualitas tinggi, dan menangkap preferensi budaya regional melalui pameran, memperpendek siklus komersialisasi produk.
Pada tahun 2025, industri perawatan kulit dan kemasan telah memasuki dimensi kompetitif baru yaitu "teknologi memberdayakan efikasi, desain menghadirkan nilai". Perusahaan-perusahaan perlu memperhatikan dengan cermat panduan kebijakan (seperti dukungan inovasi bahan baku di Tiongkok), terobosan teknologi (seperti material kemasan cerdas dan biologi sintetis), serta karakteristik pasar regional, dan membangun daya saing yang berbeda dengan berpartisipasi dalam pameran internasional serta memperdalam kerja sama riset antara industri dan universitas.
Hubungi kami untuk solusi kemasan yang disesuaikan dan sumber daya pameran global agar merek-merek dapat menonjol dalam gelombang kecantikan global!